Never Been Sent

Teruntuk Bebe,
Dimanapun kamu sekarang, di antara Palembang dan Jambi. :)

Bebe, kemarin aku beberes kamar dan menemukan surat yang dulu aku tulis tapi ga pernah aku kirim.
Tertanggal 21-12-2007.

Aku lampirkan disini, baca ya.. :)

"Banyak sekali perasaan cinta yang ingin kuceritakan padamu,
Setiap kali aku melihatmu,
Perasaan ini semakin menggila...
Gila akanmu, gila akan sentuhanmu dan senyummu.
Banyak sekali perasaan cinta yang ingin kuceritakan padamu,
Bagaimana kan kuceritakan semuanya?

Pertama, biarkan aku menyebutmu kekasih karena aku mengasihimu,
Lalu aku akan membuka setiap pintu dalam hatiku.
Aku ingin kamu tahu bahwa aku menuliskan ini karena mencintai tulisan sama seperti aku mencintaimu.
Aku menulis seperti bernafas, begitu juga aku menginginkanmu seperti aku menginginkan oksigen.

Sekarang, aku kan membawamu ke bilik anganku...
Aku selalu bermimpi dan tak ingin terbangun,
Khayalan-khayalan indah yang terlalu indah untuk menjadi nyata.
Aku membayangkan suatu pagi terbangun di sampingmu,
Sebagai seseorang paling kamu kasihi.

Pagi itu matahari datang malu-malu,
Lalu burung-burung menyanyikan melodi hatiku dan awan tersenyum sepanjang hari.
Pagi itu akan menjadi hari yang paling membahagiakanku.
Bagaimana denganmu, kekasihku?

Aku ingin berteriak,
"Hai manusia, aku mencintai kekasihku. Enyahlah dari jalan cintaku!!!"
Kemudian berdoa,
"Tuhan, jadikanlah ia kekasihku di sorga kalau tidak di dunia."
Salahkah aku begitu mencintaimu?
Terbebankah kamu dengan perasaanku?
Sebab masih banyak yang ingin kubagikan untukmu.

Setiap hari aku melihat begitu banyak cinta berterbangan mengitari udara,
Setiap hari aku merasakan begitu banyak cinta yang ingin kutumpahkan untukmu...
Aku sama seperti setiap wanita di dunia mendamba cintaku berbalas,
Tidak hanya oleh kata-kata,
Juga oleh tubuh dan hatimu.

Kutuliskan surat cinta ini hanya untukmu, sayang...
Kuserahkan hati ini juga hanya untukmu.
Aku hanya inginkan kamu,
Aku inginkan senyummu yang mengantarku tidur,
Aku ingin tatapanmu yang membangunkanku,
Aku hanya ingin bayangmu yang menemani langkahku setiap hari...

Begitu banyak perasaan cinta yang ingin kuceritakan padamu,
Tak cukup satu buku tuk tuliskannya.
Begitu banyak perasaan cinta yang ingin kuceritakan padamu,
Tak cukup satu kanvas tuk lukiskannya.
Begitu banyak perasaan cinta yang ingin kuceritakan padamu,
Tak cukup satu dimensi tuk kisahkannya.

Disinilah aku kan berhenti sebab aku tahu kamu mengerti,
Kini dengarkanlah bisik angin dan desah daun, kamu akan dengar suara hatiku berbicara pada hatimu...
"Lebih mudah bagiku untuk melepas genggamanmu daripada mengekang cintamu."
Lepaskanlah aku ketika kamu tidak lagi mengerti bahasa angin."

***

Fiuuuh, surat yang panjang ya Bebe? Hahahahaha
Ga sepanjang surat dari Rachel buat Ross memang, tapi sama membosankannya XD

Mungkin kamu bertanya-tanya kenapa aku kirim setelah 4 tahun 28 hari surat itu ditulis?
Karna aku ingin kamu tahu semua perasaan dalam kalimat itu benar adanya 4 tahun lalu dan bahkan sekarang. :)
Sampai detik ini aku masih punya mimpi yang sama "terbangun di samping kamu suatu pagi"
Meskipun pada akhirnya, aku tak berani menganggap mimpi itu ada.

Hampir setahun sejak hari terakhir itu bebe, tapi bayangan hari itu masih menari-nari di pikiranku. Karena itu, aku ingin mengirimkan surat ini. Sesungguhnya aku ingin mengirimkan hatiku ato diriku sekalian :(

Bebe, aku bahkan ga tau alamat kamu dimana :'(
Aku cuma tau kalo naik bus xx jurusan Bandung-Jambi, bus bakal ngelewatin depan rumahmu di deket perbatasan Palembang dan Jambi.
Bahwa kamu selalu mengaku orang Palembang padahal rumahmu lebih deket ke Jambi daripada Palembang sendiri.

Jadi, sepertinya surat ini bakal berakhir tak terkirim juga seperti surat sebelumnya. :')

Bebe, setulus hati aku berharap kamu baik-baik aja di sana.
Aku akan lipat surat ini dan simpan dalem kardus-kardus ini, mungkin suatu hari nanti bertahun-tahun lagi ketika aku beberes, aku menemukan keberanian untuk mengirimnya ke kamu.

Aku,
Yang berpikir kamu hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku. Mei-mu.

0 Response to "Never Been Sent"